4 Destinasi Wisata Di Labuan Bajo yang Wajib Kamu Kunjungi

4 Destinasi Wisata Di Labuan Bajo yang Wajib Kamu Kunjungi

Destinasi Wisata Labuan Bajo – Ada banyak destinasi wisata di Labuan Bajo yang sayang sekali untuk dilewatkan. Tak heran Labuan Bajo menjadi tujuan wisata favorit bagi turis mancanegara maupun turis dalam negeri. Bahkan saking indahnya alam Labuan Bajo, para turis luar negeri selalu ingin datang kembali dan membawa teman-temannya untuk menikmati alam Labuan Bajo yang belum mereka kunjungi.

Labuan Bajo merupakan nama desa di Nusa Tenggara Timur yang ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas oleh pemerintah melalui Kemenpar. Selain Pulau Komodo, masih ada banyak sekali destinasi wisata di Labuan Bajo yang wajib untuk kamu kunjungi.

Destinasi Wisata Labuan Bajo Favorit Wisatawan

1. Gua Rangko

Seperti namanya, Gua Rangko atau Rangko Cave terletak di Desa Rangko Kecamatan Boleng. Tempat wisata di Labuan Bajo ini cocok buat kamu yang suka berenang ataupun melihat keindahan stalaktit yang berjejer menghiasi bagian dalam gua.

Sampai saat ini Gua Rangko masih terjaga kealamiannya, dilihat dari airnya yang jernih dan berwarna kebiruan. Air yang ada di dalam gua berasal dari air laut yang mengalir melewati celah di dinding gua.

2. Pantai Pink

Destinasi wisata Labuan Bajo yang wajib kamu kunjungi selanjutnya adalah Pantai Pink atau Pink Beach. Seperti namanya, pantai ini memiliki pasir pantai yang berwarna pink atau merah muda. Warna pink pada Pantai Pink merupakan warna alami yang dihasilkan oleh hewan yang berukuran sangat kecil dengan nama Foraminifera yang menghasilkan pigmen berwarna merah pada pasir pantai.

Selain keunikan pasir pantainya, para wisatawan mengunjungi pantai ini karena tertarik akan keindahan bawah laut dan terumbu karang Pantai Pink yang masih alami.

3. Pulau Padar

Popularitas Pulau Padar boleh dibilang hampir mendekati Pulau Komodo, pasalnya pulau yang dipenuhi oleh perbukitan itu selalu ramai dikunjungi terutama saat liburan tiba. Pulau Padar merupakan pulau ketiga terbesar setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca.

Daya tarik dari destinasi wisata Labuan Bajo yang satu ini adalah hampir seluruh wilayah pulaunya adalah perbukitan. Jadi sebelum kamu berkunjung ke Pulau Padar, pastikan kamu membawa perlengkapan untuk menaiki bukit ya. Tapi tenang saja, sesampainya di puncak Pulau Padar, rasa lelah pasti hilang setelah melihat pemandangan laut dan hamparan bukit sejauh mata memandang.

4. Pulau Bidadari

Destinasi wisata Labuan Bajo ini sangat wajib dikunjung buat kamu yang suka Snorkeling. Pulau Bidadari terletak di antara gugusan pulau Labuan Bajo yang menjadi pusat dari wisata bahari yang keindahannya tak perlu diragukan lagi.

Pulau Bidadari terkenal dengan keindahan pasir putih, birunya air laut, dan keindahan terumbu karang yang begitu alami dan tertata dengan rapi. Ada satu fakta menarik dari pulau ini, sebelum bernama Pulau Bidadari atau Angel Island, dulunya pulau ini bernama Pulau Bidara yang terinspirasi dari banyaknya pohon bidara yang tumbuh di pulau ini.

Dengan dianugerahi kekayaan alam yang begitu mempesona, Labuan Bajo pantas menjadi tempat pilihan untuk menghabiskan waktu liburanmu. Sekian ulasan tentang destinasi wisata di Labuan Bajo yang wajib kamu kunjungi, semoga bermanfaat!

Pengembangan Destinasi Pariwisata Labuan Bajo

Pengembangan Destinasi Pariwisata Labuan Bajo

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Selamat pagi, semoga kita dianugerahi kedamaian dan kemakmuran, Syalom. Menteri, Gubernur, Bupati, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) yang hadir pagi ini. Pengembangan destinasi wisata super premium Labuan Bajo akan mulai di awal tahun ini. Dan ada beberapa hal yang perlu ditekankan disini terkait Labuan Bajo. Pertama, masalah tata kota / tata ruang. Kita tentu ingin turis yang berkunjung ke tempat itu lah yang menghabiskan lebih dari turis lainnya. Oleh karena itu,integrasi antara kebersihan, kenyamanan, dan keamanan bagi turis adalah hal yang perlu dilakukan. Kita juga tahu bahwa sudah ada beberapa hotel berbintang dengan fasilitas yang beragam Namun kami juga menganggap bahwa jumlah hotel harus ditingkatkan di Labuan Bajo.

Ada lima zona yang harus dikembangkan, yang pertama ada di Bukit Pramuka, yang kedua di Kampung Air, yang ketiga di pelabuhan dan pelabuhan, keempat adalah zona laut, dan yang kelima adalah Kampung Ujung. Kelima zona ini akan menjadi tempat-tempat umum yang terintegrasi pemandangan indah yang menghasilkan pembangunan daerah sekaligus pusat kegiatan orang Labuan Bajo. Yang kedua adalah tentang infrastruktur. Saya berharap runway dan terminal sudah bisa dibangun awal tahun ini. Benar, Menteri Perhubungan? karena semuanya sudah siap, kami berharap bandara akan menerima lalu lintas yang lebih besar karena manajemen Memiliki kapasitas, memiliki jaringan yang baik untuk memikat wisatawan untuk mengunjungi Labuan Bajo. Yang kedua adalah tentang kesiapan sumber daya manusia.

Kami ingin penduduk setempat menikmati dan menjadi bagian perkembangan kami yang kami lakukan. Oleh karena itu, keterampilan dan kompetensi lokal harus segera kita tingkatkan, baik dari keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam industri pariwisata yang kami lakukan sekarang. Dan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah yang sudah ada kita tidak boleh melupakan mereka Saya berharap ada Creative-Hub yang mengembangkan produk lokal mulai dari desain kemasan produk, harga, dll. Kami berharap kain tenun, kopi, kerajinan tangan, makanan tradisional juga bisa berkembang. Dan seiring dengan itu, atraksi lokal, kesenian daerah, harus ada daerah hidup dan mengemudi di Labuan Bajo. Saya juga mencatat bahwa, ini mungkin ditujukan kepada Pak Gubernur, Pak Bupati tentang banyak tanah yang disengketakan di sini. Mohon diperhatikan hal ini karena
sudah menjadi perhatian investor yang tertarik berinvestasi disini. jadi silahkan sesuaikan antara hukum adat dan konstitusi kita yang kita miliki. Juga terkait kapal-kapal besar yang memasuki Labuan Bajo. Saya ingin semuanya terdaftar. Jangan sampai mereka hanya membuang sampahnya saja, menikmati pemandangan dan membuang sampahnya tapi juga penduduk setempat tidak mendapatkan apa-apa dari kehadiran kapal-kapal besaryang datang kemari. Saya juga menemukan, ini yang keempat, sampah itu, baik di darat maupun di laut, mungkin perlu ada gerakan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk membersihkan sampah di laut, di karang.

Saya telah menerima keluhan dari orang-orang yang datang ke sini untuk menyelam. kita harus mulai membersihkan sampah sebelum limbah menjadi terlalu banyak. Juga, saya berharap Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bisa mempersiapkan infrastrukturnya pembuangan limbah, baik dengan insinerator atau metode lain, tetapi ini juga harus segera diselesaikan. Kemudian yang kelima, tentang air baku. Saya sudah perintahkan Menteri Pekerjaan Umum untuk menyiapkan tambahan air baku karena sudah jadi keluhan dari pemilik hotel disini. Terakhir, soal promosi. Saya anggap target kita di akhir tahun 2020, jika semuanya sudah tertata dan tertib, Kementerian Pariwisata harus segera melakukan promosi besar-besaran, termasuk menggelar event internasional yang menarik wisatawan untuk datang ke Labuan Bajo. Itulah kata pengantar saya dalam kesempatan yang menguntungkan ini. Oh satu hal lagi, tentang keamanan wisatawan. Saya berharap bisa terbentuk organisasinya, baik dari Basarnas maupun BNPB terkait dengan keselamatan wisatawan. Setidaknya, jika mereka melihat ada SAR, di situs itu ada BNPB, itu akan memberikan rasa aman dan rasa nyaman atas kesiapan kita menghadapi bencana dan seperti. Itulah kata pengantar saya.

Covid-19 Lenyap, Jokowi Yakin Indonesia Bangkit Pariwisata Melejit

Covid-19 Lenyap, Jokowi Yakin Indonesia Bangkit Pariwisata Melejit

Pandemi Covid-19 seolah-olah telah memukul lumpuh di berbagai sektor, terutama perekonomian di seluruh dunia. Berbagai kebijakan yang diambil pun tanpa sengaja telah menutup pintu dan jendela bisnis. Sehingga harus menguras kantong-kantong keuangannegara. Namum meski demikian, hal itu tidak menyurutkan rasa optimisme Presiden Joko Widodo untuk tetap bangkit. Mantan Walikota Solo ini berkeyakinan Indonesia akan bangkit dalam hal perekonomiannya melalui pariwisata. Dalam hal ini, orang nomor satu di Indonesia tersebut mengatakan jika pendemi virus ini akan hilang di akhir tahun ini. Yang menjadikan sektor pariwisata menjadi booming di tahun depan. Hal itu di sebabakan oleh kejenuhan masyarakat yang selama ini harus mengalami karantina wilayah. Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar semangat optimisme terus digelorakan. Karena ia tidak ingin kalau Indonesia terjebak pada pesimisme terhadap Covid-19.

Jika melihat perkataan Presiden Jokowi, pembatasan ruang gerak selama pendemi ini akan dijadikan sebagai batu loncatan untuk mendongakrak perekoniomian melalui pariwisata. Hal tersebut cukup masuk akal jika wabah pandemi global virus corona ini telah berakhir, maka sektor-sektor pariwisata kemungkinan besar akan kembali berjalan normal. Di sisi lain, banyak masyarakat dunia yang ingin kembali menjalani hidup normal. Serta melepas
penat dan salah satunya adalah dengan cara liburan. Di Indonesia sendiri begitu banyak tempat wisata indah, yang tentunya akan menjadi salah satu destisnasi bagi para turis. Baik domestik maupun asing. Hanya bagaimana pemerintah bisa mempersiapkannya dengan baik. Pasalnya, pada sektor yang satu ini tentu saja tidak hanya pemerintah, atau pengusaha-pengusaha besar yang menikmati keuntungannya. Masyarakat kecil yang
bekerja pada ekonomi kreatif atau para pedagang kecilpun akan bisa merasakan keuntungannya. Menyangkut dengan hal tersebut, Presiden Jokowi juga meminta pada jajarannya agar ada realokasi anggaran bagi para pekerja di sektor pariwisata.Dia mengusulkan agar ada Program Padat Karya bagi para pekerja.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mendatangkan turis –turis dari China, Jepang dan Korea Selatan. Dimana pernyataannya itu sempat membuat polemik di masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meluruskan pernyataan Luhut tersebut, agar tidak disalahfahami. Menurutnya maksud dari perkataan Luhut itu adalah setelah pandemi ini berakhir. Sebab, satu hal yang tidak mungkin dalam situasi pandemi Covid-19 sekarang ini pemerintah akan mengundang turis asing..

Ini 3 Program Prioritas Pariwisata serta Ekonomi Inovatif di 2021

Endemi covid- 19 sudah memukul zona pariwisata di Indonesia tahun ini, tetapi di bagian lain sedang menghasilkan kesempatan di 2021 kelak. keteguhan itu diutarakan oleh Menteri Pariwisata serta Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam Rapat Kegiatan Komisi X DPR, Rabu( 23 atau 9). Wishnutama kemudian mengatakan 3 program penting Kemenparekraf pada 2021. 3 program prioritas itu yakni memesatkan penyembuhan pariwisata; mempraktikkan quality tourism serta ekonomi inovatif; dan digitalisasi serta independensi digital.

Buat menciptakan perihal itu, perhitungan Kementerian Pariwisata serta Ekonomi Kreatif tahun 2021 diresmikan sebesar Rp 4, 9 triliun, ataupun naik Rp795, 71 miliyar dari pagu dini yang diresmikan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebesar Rp4, 11 triliun.” Terdapat ekskalasi 19, 4% pada pagu perhitungan 2021 alhasil jadi Rp 4, 90 triliun,” ujar Wishnutama. Wishnutama berambisi ekskalasi perhitungan bisa menolong tingkatkan kemampuan pariwisata serta ekonomi kreatif dan memperbaiki pabrik pariwisata yang terperosok dampak endemi. Dengan cara rinci, Wishnutama menguraikan penjatahan perhitungan itu ke dalam 2 program besar ialah, Pariwisata serta Adat dan Pembelajaran. Dalam program Pariwisata serta adat, tutur Wishnutama, memperoleh pagu perhitungan Rp3, 69 triliun yang dibagi atas Program sokongan manajemen senilai Rp 921 miliyar serta Program Kepariwisataan serta Ekonomi Inovatif senilai Rp2, 77 triliun.

ANDA Ingin Melihat Keindahan Alam Taman Nasional Komodo ? Silahkan KLIK disini !

Sebaliknya, buat program pembelajaran memperoleh pagu sebesar Rp1, 21 triliun yang setelah itu dipecah buat program sokongan manajemen Rp217, 66 miliyar serta program pembelajaran serta penataran pembibitan vokasi senilai Rp994, 15 miliyar. Salah satu konsep yang sempat diucap Wishnutama merupakan usaha kenaikan pangkal energi orang lewat pembangunan Politeknik Pariwisata( Poltekpar) di Sulawesi Utara serta Jawa Tengah. Walaupun di era endemi, beliau bertukar pandang, pembangunan sarana pembelajaran merupakan sesuatu perihal yang amat berarti bagaikan usaha tingkatkan mutu pangkal energi orang. Pagu Perhitungan ini juga direspon bagus serta disetujui oleh Badan Komisi X DPR Bagian Partai Kebangkita Bangsa( PKB) Muhammad Kadafi” Aku menggantikan dari Bagian PKB bisa menyambut Pagu Perhitungan buat 2021,” tutur Kadafi. Dalam endemi covid- 19 ini, beliau meningkatkan, ingin tidak ingin DPR ataupun penguasa wajib memutar benak serta memeras daya gimana supaya dapat bersaing dengan negara- negara orang sebelah, sekalian memaksimalkan perhitungan yang sudah diserahkan. Sepanjang 6 bulan berlangsungnya endemi covid- 19, terdaftar 4 pementasan seni yang sudah dilaksanakan, ialah Drive in Concert‘ New Live Experience’ di Jakarta( 29- 30 Agustus 2020), Bali Revival 2020 di Ubud( 16- 17 Agustus 2020), Art Jog 2020 di Yogyakarta( 8 Agustus- 10 Oktober 2020), serta Prambanan Jazz Online di Prambanan( 18 Juli 2020). Keempat kegiatan ini menemukan reaksi positif dari warga serta bermacam alat bagus nasional ataupun global.” Perihal ini pastinya kita harapkan bisa menolong anggapan positif kepada pelaksaaan aturan kesehatan di Indonesia,” ucap Wishnutama, dalam peluang tadinya.