Covid-19 Lenyap, Jokowi Yakin Indonesia Bangkit Pariwisata Melejit

Covid-19 Lenyap, Jokowi Yakin Indonesia Bangkit Pariwisata Melejit

Pandemi Covid-19 seolah-olah telah memukul lumpuh di berbagai sektor, terutama perekonomian di seluruh dunia. Berbagai kebijakan yang diambil pun tanpa sengaja telah menutup pintu dan jendela bisnis. Sehingga harus menguras kantong-kantong keuangannegara. Namum meski demikian, hal itu tidak menyurutkan rasa optimisme Presiden Joko Widodo untuk tetap bangkit. Mantan Walikota Solo ini berkeyakinan Indonesia akan bangkit dalam hal perekonomiannya melalui pariwisata. Dalam hal ini, orang nomor satu di Indonesia tersebut mengatakan jika pendemi virus ini akan hilang di akhir tahun ini. Yang menjadikan sektor pariwisata menjadi booming di tahun depan. Hal itu di sebabakan oleh kejenuhan masyarakat yang selama ini harus mengalami karantina wilayah. Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar semangat optimisme terus digelorakan. Karena ia tidak ingin kalau Indonesia terjebak pada pesimisme terhadap Covid-19.

Jika melihat perkataan Presiden Jokowi, pembatasan ruang gerak selama pendemi ini akan dijadikan sebagai batu loncatan untuk mendongakrak perekoniomian melalui pariwisata. Hal tersebut cukup masuk akal jika wabah pandemi global virus corona ini telah berakhir, maka sektor-sektor pariwisata kemungkinan besar akan kembali berjalan normal. Di sisi lain, banyak masyarakat dunia yang ingin kembali menjalani hidup normal. Serta melepas
penat dan salah satunya adalah dengan cara liburan. Di Indonesia sendiri begitu banyak tempat wisata indah, yang tentunya akan menjadi salah satu destisnasi bagi para turis. Baik domestik maupun asing. Hanya bagaimana pemerintah bisa mempersiapkannya dengan baik. Pasalnya, pada sektor yang satu ini tentu saja tidak hanya pemerintah, atau pengusaha-pengusaha besar yang menikmati keuntungannya. Masyarakat kecil yang
bekerja pada ekonomi kreatif atau para pedagang kecilpun akan bisa merasakan keuntungannya. Menyangkut dengan hal tersebut, Presiden Jokowi juga meminta pada jajarannya agar ada realokasi anggaran bagi para pekerja di sektor pariwisata.Dia mengusulkan agar ada Program Padat Karya bagi para pekerja.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mendatangkan turis –turis dari China, Jepang dan Korea Selatan. Dimana pernyataannya itu sempat membuat polemik di masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meluruskan pernyataan Luhut tersebut, agar tidak disalahfahami. Menurutnya maksud dari perkataan Luhut itu adalah setelah pandemi ini berakhir. Sebab, satu hal yang tidak mungkin dalam situasi pandemi Covid-19 sekarang ini pemerintah akan mengundang turis asing..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *